Mesir Siap Kerja Sama Dengan Pemerintah Suriyah


Terkait konflik Suriah, senada dengan arah kebijakan Rusia, pihak Nasionalis Mesir kini telah mengutarakan kesiapannya untuk bergabung dengan Pasukan Pemerintah Suriah.

“Cerita lama bersemi kembali”

Setelah rilis 22 November 2013, seiring dengan bahwa hubungan antara Mesir dan Rusia belakangan ini dikatakan telah menuju awal yang baru, dimana sekali lagi Kairo dan Moskow memutuskan bahwa hubungan di antara mereka memiliki dampak tak terbantahkan dan akan membangun kembali hubungan Rusia dengan seluruh dunia Arab seperti saat perkembangan yang dihasilkan dari hubungan Mesir-Soviet di era mantan Presiden Gamal Abdel Nasser, - kondisi terkini adalah;

http://www.al-monitor.com/pulse/politics/2013/11/egypt-russia-ties-us-implications.html

15 Januari 2014

Partai Demokratik Mesir Nasserist Party dan gerakan nasionalis lainnya telah mengumumkan kesiapan mereka untuk bergabung dengan Pasukan Pemerintah Suriah dalam perang melawan militan dukungan pihak asing.

Sumber di Mesir mengatakan gerakan nasionalis telah menyadari bahwa apa yang terjadi di Suriah adalah plot Barat, dimana Barat menggunakan kelompok-kelompok ekstremis dalam melancarkan perang terhadap negara Arab.

Mereka mengatakan ribuan orang Mesir dari kelompok politik yang berbeda dan Garda Nasional Mesir siap untuk menggagalkan rencana ini dan bergabung dengan Pasukan Pemerintah Suriah.

Nasserist Party berideologi Nasserisme, yakni garis politik nasionalis Arab yang didasarkan pada pemikiran almarhum pemimpin Mesir Gamal Abdel Nasser.

http://www.presstv.ir/detail/2014/01/15/345660/egyptians-to-fight-syrian-militants/

Review: Gamal Abdel Nasser

Gamal Abdel Nasser adalah seorang revolusioner, menentang kekuasaan Inggris di Mesir.

Selama ribuan tahun Mesir bermimpi membangun sebuah bendungan untuk menghentikan banjir tahunan Sungai Nil. Namun bertahun-tahun sebelumnya raja Mesir telah menjual kanal Mesir ke Inggris.

Nasser percaya bahwa itu adalah hak rakyat Mesir untuk menentukan apa yang terjadi di tanah mereka, sehingga Kanal Mesir dinasionalisasi, atau mengambil alih kanal.

Pasukan dari Inggris, Perancis, dan tetangga Israel kemudian menyerang Mesir.

Nasser berpaling ke Uni Soviet (sekarang dikenal sebagai Rusia) untuk bantuan ketika tetangga Arab-nya tidak bergabung melawan. Dengan bantuan dari Soviet, Mesir menyelesaikan Aswan High Dam pada tahun 1970.

http://www.mrdowling.com/608-nasser.html

http://en.wikipedia.org/wiki/Gamal_Abdel_Nasser

Related Posts: