Oposisi Suriah dan Illuminati

Oposisi Suriah dan Illuminati 

Untuk orang-orang yang sudah sering mengkaji illuminati dan freemasonry, mereka akan langsung menangkap keanehan saat melihat foto-foto ini:

(Foto Syrian National Council)


(Foto FanPage Oposisi Suriah)

Orang yang tidak banyak paham soal illuminati mungkin akan langsung mencerca, “Konspirasi teori itu ngawur! Kebetulan aja kaleee..!” Tapi, coba pikirkan, dari sekian banyak pilihan logo yang mungkin dibuat, mengapa logo mata satu yang mereka pilih? Lalu, ada beberapa indikasi lain keterkaitan illuminati dengan proyek penghancuran Suriah, nanti akan dijelaskan.

Apa itu Illuminati?

Organisasi Illuminati adalah organisasi rahasia Yahudi yang memiliki tujuan akhir memperbudak seluruh umat manusia di bawah kekuasaan kaum Yahudi. Tentu saja, tidak semua Yahudi punya ambisi seperti ini; melainkan Yahudi-Yahudi yang sudah melenceng dari ajaran Yahudi yang asli. Mereka bergabung dalam ajaran Qabala, yaitu ordo rahasia Yahudi tertua yang telah berusia lebih kurang 4.000 tahun. Yang disembah oleh ordo ini bukan Tuhan, melainkan Lucifer atau setan. Cita-cita mereka adalah membentuk “tatanan dunia baru” (Novus ordo seclorum) dan “Pemerintahan Satu Dunia” ( E Pluribus Unum) di bawah kepemimpinan kaum Yahudi. (Catatan: simbol E Pluribus Unum juga menjadi logo stempel resmi Presiden AS). Untuk bisa mencapai cita-cita mereka, mereka menggunakan berbagai metode, mulai dari seni, iptek, hingga politik. Adam Weishaupt, salah satu tokoh Illuminati adalah perumus The Protocols of the Elders of Zion (Protokol Zionisme) yang berisi agenda besar dengan tujuan utama untuk penguasaan dunia oleh kaum Zionis. Sialnya, tokoh-tokoh Illuminati memiliki kekuasaan besar di dunia ini, mereka memiliki uang, media, dan kekuatan politik.

Di bidang agama, mereka menyebarluaskan berbagai paham yang membuat umat beragama menjadi lepas dari ajaran agama yang suci serta saling berseteru. Tujuan utama mereka adalah menghapuskan semua agama yang ada. Agama adalah penyembahan kepada Tuhan, sementara Illuminati ingin semua manusia menyembah Lucifer (setan). Melalui film dan lagu, disebarkan paham-paham yang menyesatkan pikiran dan gaya hidup manusia. Misalnya, lagu Lady Gaga, bila diperhatikan banyak yang berupa pemujaan pada setan. Dalam penampilannya, Gaga juga secara provokatif menghina salib yang menjadi simbol umat Kristiani. Inisalah salah satu contoh upaya merusak agama. Apalagi bila pakai standar Islam, dari sisi penampilan yang mengumbar syahwat, jelas penyanyi seperti Gaga ini memang ingin merusak kaum muslimin; juga syair-syair lagunya yang pro-homoseksual (menyatakan bahwa homo itu sudah ‘dari sono’-nya, sehingga sah-sah saja dilakukan). Selanjutnya bisa baca di sini

 http://hiburan.kompasiana.com/musik/2012/05/20/pesan-pesan-syetan-dalam-lagu-lady-gaga-foto-463519.html

Para pengusung illuminati menggunakan simbol-simbol khusus dan menyebarluaskannya ke tengah umat. Di antara simbol yang sering mereka pakai adalah mata satu, piramida.

(foto logo illuminati)

Jadi, perhatikan saja, banyak penyanyi Indonesia yang demen mengacunkan tangan membentuk piramida atau menutup satu matanya dengan tangan. Misalnya ini:


(foto coboy junior)

Lalu, tiba-tiba, Maher Zein, penyanyi idola banyak kaum muslimin, mengadakan konser untuk menggalang dana bagi oposisi Suriah. (Sekedar info, Maher ternyata dulu pernah nyanyi duet dengan Lady Gaga. Tentu saja, kita perlu berhusnuzon bahwa Maher kini sudah bertobat). Katakanlah Maher penyanyi yang lugu dan tak paham politik, sehingga mau-mau saja berkonser.

(foto Maher Zein dalam konser penggalangan dana untuk SNC)

Namun, coba lihat bagaimana logo yang dipakai perusahaan rekaman lagu Maher, the Awakening Record berikut ini, perhatikan adanya mata satu dan piramida di dalamnya:

(foto logo Awakening Record)

Apa semua ini bisa dibilang kebetulan atau sekedar trend? Mengapa dari semua pilihan simbo yang ada, dari semua seniman yang bisa membuatkan simbol yang indah, yang dipilih adalah mata satu dan piramida? Juga, perhatikan di video klip para penyanyi terkenal (Lady Gaga, atau Ahmad Dhani, dan banyak lagi yang lain), simbol-simbol itu bertebaran, apa tetap kita anggap ini kebetulan?

Menurut penelitian, simbol-simbol itu memiliki daya sihir (semacam mantra grafik) yang membuat orang-orang yang melihatnya terus-menerus akan terhipnotis dan menerima begitu saja doktrin-doktrin illuminati (anti-agama, penyembahan pada setan, seks bebas, homoseks, dll). Simbol-simbol itu bahkan merasuk di film-film kartun anak-anak, misalnya Sponge Bob (selengkapnya bisa baca di sini: http://killer-iluminati.blogspot.com/2013/02/simbol-illuminati-freemason-pada-kartun.html)

Di bidang politik, tokoh-tokoh illuminati yang kaya raya itu berusaha terus menumpuk kekayaan (dan kekuasaan) dengan cara menyebarluaskan perang di muka bumi. Simak saja data-data, siapa yang mengeruk keuntungan paling banyak dari perang, pasti Anda akan temukan, perusahaan-perusahaan milik Zionis. Misal, pasca perang Irak dan Libya, proyek rekonstruksi jatuh ke Bechtel dan Halliburton; minyak Irak juga dieksplorasi Big Oil (perusahaan minyak kelas kakap yang sahamnya terbesar dikuasai oleh Rothschild, dinasti Zionis). Dan simak lagi, siapa lembaga-lembaga penelitian pendukung perang, Anda akan temukan, perusahaan-perusahaan milik Zionis. Contohnya, lembaga penelitian yang aktif merekomendasikan perang Suriah, adalah Brookings Institution. Ternyata, donatur lembaga ini adalah Big Oil (Chevron, ExxonMobil), Coca Cola, Bank of America, Microsoft, Standard Chartered, dan lain-lain.

(foto donatur Brooking Institutions)

Illuminati dan Bilderberg

Illuminati memasang ‘jerat’-nya melalui berbagai organisasi dan lembaga penelitian; bahkan melalui industri makanan, teknologi, dll. Di bidang politik, para tokoh illuminati ini secara rutin setiap tahun sejak 1954 berkumpul dalam Konferensi Bilderberg. Konferensi ini selalu dirahasiakan. Padahal, yang menghadiri konferensi ini adalah orang-orang besar dari berbagai negara, mulai dari kepala negara, kepala kerajaan, pejabat-pejabat tinggi lembaga-lembaga keuangan global, bos perusahaan-perusahaan transnasional, bos media massa, menteri-menteri dari berbagai negara.

Namun, berkat internet, pertemuan kelompok rahasia ini akhirnya terkuak ke publik. Bahkan kini ada semacam kelompok yang selalu gigih memonitor kinerja orang-orang Bilderberg. Mereka orang-orang yang peduli dengan apa yang terjadi di dunia ini, menjalin jejaring via internet, datang secara independen dari berbagai negara, duduk berhari-hari ‘nongkrongin’ pertemuan Bilderberger, mencari-cari tahu siapa yang datang dan apa yang dibicarakan, dan mempostingnya di internet.

Dengan berbagai cara, para pengamat Bilderberg mencari tahu siapa saja yang hadir dalam konferensi. Mereka mendapatkan list-nya, tapi mereka pun juga gigh memotret, sehingga akhirnya ketahuan ada orang-orang yang juga hadir tapi namanya tidak ada dalam list.Terkadang, para pengamat Bilderberg ini tidak mengenali siapa saja orang-orang yang hadir. Mereka pun memotret ala papparazzi, lalu foto diposting di internet dengan judul ‘help us to identify them‘. Akhirnya terkuak siapa saja yang hadir di sana. 

BBC (2003) pun pernah melaporkan konferensi ini, dengan kalimat berikut, “Secara resmi, [konferensi] ini didesripsikan sebagai pertemuan privat. Namun, dengan tamu-tamu bos perusahaan-perusahaan Eropa dan AS, pemimpin politik, dan intelektual, [konferensi] ini adalah salah satu organisasi yang paling berpengaruh di planet ini.”

Apa yang dibicarakan ketika orang-orang penting dunia itu? Karena tidak ada dokumen resmi (dan mereka sama sekali tidak mau bicara pada pers bahkan datang secara sembunyi-sembunyi), maka yang bisa dilakukan adalah meneliti sejarah, apa saja kejadian besar yang terjadi setelah Konferensi Bilderberg berlangsung, serta membandingkan dengan bocoran dari isi konferensi yang berhasil dikorek para jurnalis independen. Misalnya, segera setelah pertemuan rahasia di Jekyll Island tahun 1954, Federal Reserve berdiri. Berdirinya Uni Eropa. Bill Clinton dan Tony Blair hadir di konferensi Bilderberg sebelum akhirnya mereka jadi Presiden AS dan PM Inggris. Berakhirnya Perang Dingin, turunnya Margaret Thatcher dari kursi PM Inggris, Perang Irak, invasi ke Libya, adalah di antara peristiwa-peristiwa besar yang dihasilkan oleh konferensi itu.

Suriah dan Bilderberg

Hal yang sangat mencurigakan soal Suriah adalah, sebelum Perang  Di Suriyah, ada tokoh-tokoh Suriah yang ketahuan hadir dalam Konferensi Bilderberg. Pihak oposisi yang diakui legitimasinya oleh Barat dan disebut sebagai ‘wakil sah rakyat Suriah’ adalah The Syrian National Council (SNC). Anggotanya adalah orang-orang kaya Syria yang tinggal di luar negeri. SNC-lah yang paling aktif menyerukan intervensi militer Barat ke Suriah (artinya, mereka ingin NATO kirim pasukan ke Suriah untuk gulingkan Assad, sebagaimana dulu NATO gulingkan Qaddafi). Barat bersama SNC membentuk koalisi internasional yang diberi nama “Friends of Syria” yang tujuannya menggalang dana untuk membiayai upaya penggulingan rezim Assad (dan penghancurleburan Suriah).

Salah satu tokoh senior SNC adalah Bassma Kodmani. Dia tertangkap kamera papparazi hadir di konferensi Bilderberg tahun 2012 d Chantilly, Virginia. Dia adalah tokoh paling vokal di SNC, dan berprinsip, “tidak ada dialog dengan rezim Assad.” Bahkan dia mengatakan, "Langkah selanjutnya yang perlu diambil adalah resolusi PBB yang memberi kita legitimasi untuk melakukan semua cara, kekerasan, embargo senjata, dan kekerasan senjata untuk memaksa rezim Assad tunduk.”


Pada tahun 2008, Kodmani juga hadir di Konferensi Bilderberg (namun saat itu dia terdaftar sebagai ‘warga Prancis’). Pada tahun 2005, Kodmani diangkat menjadi direktur eksekutig Arab Reform Initiative (ARI), sebuah program riset yang didanai CFR (the Council on Foreign Relations). CFR adalah lembaga peneltian yang sangat berpengaruh di AS, dan merupakan salah satu kaki tangan Illuminati; ini bisa disimpulkan dari siapa saja tokoh dan donatur di balik CFR.

Bacaan lebih lanjut tentang keterlibatan para tokoh SNC dengan Bilderberg bisa dibaca di sini: 


Jadi, apa masih menganggap simbol mata satu yang dipakai oleh para pendukung oposisi Suriah sebagai kebetulan..??

Related Posts:

RIHLAH SUNNAH


SUNNAH RIHLAH
Sudah sangat masyhur dikalangan para Salaf melakukan Rihlah, dan bahwa Rihlah dengan tujuan kebaikan adalah sunnah, atau boleh dikata Rihlah adalah sebagian dari manhaj para Salaf.

Namun untuk memahami manhaj salaf dalam Rihlah, dan agar syubhat Rihlah itu tidak menjadi rutinitas yang diharamkan, maka sangat penting bagi kita untuk mengetahui dasar hukumnya, bahwa Rihlah sunnah itu benar benar didasarkan dalil yang sahih.

Ada sebuah hadits sahih yang selama ini telah dijadikan dasar oleh para ahlul ahwa untuk menganjurkan melakukan perjalanan yang tidak disyari’atkan, mereka tidak memahami maksud hadits tersebut, dan meninggalkan pemahaman para Salaf.

Berikut ini adalah Sabda Nabi yang telah sangat jelas, bahwa Rihlah atau melakukan perjalanan adalah bagian dari sunnah Nabi yang terlupakan:

وأخرج ابن أبي شيبة والبخاري ومسلم والترمذي وابن ماجه ، عن أبي سعيد الخدري : سمعت رسول الله صلى الله عليه وسلم يقول : لا تشد الرحال إلا إلى ثلاثة مساجد المسجد الحرام والمسجد الأقصى ومسجدي هذا

“ Ibnu Abi Syaibah, Al Bukhori, Muslim, Tirmidzi dan Ibnu Majah mengeluarkannya dari Abi Sa,id Al Khudlri: Aku mendengar Rosulullah صلى الله عليه وسلم bersabda: <<Tidak dipersiapkan kendaraan kecuali ketiga masjid, ialah Masjidil Haram, Masjid Al Aqsha, dan Masjidku ini>>”

Selama ini banyak beredar di internet maupun buku buku, bahwa Hadits ini adalah menjadi dalil terlarangnya melakukan kunjungan atau Rihlah dalam rangka Ibadah kecuali ke tiga Masjid tersebut diatas, namun benarkah Rihlah ke selain tiga tempat tersebut adalah haram, dan bagaimana pandangan para Salaf dalam masalah Rihlah ini?

Dalam masalah ini, Syaikhul Islam Ibnu Taymiyyah memberi penjelsan yang spesifik, terkait dengan hadits diatas dalam Kitab Majmu’ Fatawa dalam bab Attafasir Juz 12 hal 456 sebagai berikut:

وذلك يقتضي زيادة فضله؛ ولهذا لم يستحب علماء السلف من أهل المدينة وغيرها قصد شيء من المساجد والمزارات التي بالمدينة وما حولها بعد مسجد النبي صلى الله عليه وآله وسلم إلا مسجد قباء؛ لأن النبي صلى الله عليه وسلم لم يقصد مسجدًا بعينه يذهب إليه إلا هو . وقد كان بالمدينة مساجد كثيرة، لكل قبيلة من الأنصار مسجد، لكن ليس في قصده دون أمثاله فضيلة، بخلاف مسجد قباء، فإنه أول مسجد بني بالمدينة/على الإطلاق، وقد قصده الرسول صلى الله عليه وسلم بالذهاب إليه، وصح عنه صلى الله عليه وسلم أنه قال : ( من توضأ في بيته ثم أتي مسجد قباء لا يريد إلا الصلاة فيه كان كعمرة ) .

“Dan demikian itu menjadi patokan kelebihan keutamaannya, dan karena inilah Para Ulama Salaf dari kalangan Madinah dan selainnya tidak memushtahabkan (mensunnahkan) mengarahkan tujuan sesuatupun, baik dari Masjid masjid, tempat ziyarah yang berada di Madinah dan sekitarnya setelah Masjid Nabi صلى الله عليه وسلم (masjid nabawi) kecuali Masjid Quba, karena Nabi sendiri tidak pernah menuju Masjid lain kecuali Masjid Quba. Dan di madinah telah ada banyak Masjid, karena setiap kabilah dari kabilah Anshor mempunyai masjid sendiri sendiri, tetapi tidak menujunya Nabi Muhammad selain semisalnya adalah sebuah keutamaan, berbeda dengan Masjid Quba, sesungguhnya Masjid yang pertama kali di dirikan dalam Madinah adalah Masjid Quba, dan Rosulullah sendiri telah menujunya untuk pergi kesana. Dan telah Sahih dari Nabi صلى الله عليه وسلم bahwasanya beliau bersabda: (Barang siapa yang berwudlu di rumahnya, kemudian datang ke Masjid Quba, tidak menginginkan lain kecuali shalat di dalamnya, maka itu sama dengan Umroh)”

Dan Imam Ibnu Taymiyyah mengatakan demikian ini ketika mentafsirkan Ayat Hajji, jadi jelas bahwa konteks Hadits diatas masih dalam seputar Shalat dan I,tikaf, artinya menyengaja beRihlah ke tiga Masjid itu untuk memperoleh Fadlilahnya. Hal ini juga selaras dengan beberapa hadits yang menjelaskan bahwa Shalat di tiga Masjid tersebut berlipat pahalanya disbanding dengan Shalat di Masjid yang lain.

Imam Bukhori sendiri menempatkan Hadits Sunnahnya Rihlah diatas dalam bab كتاب أبواب التطوع باب فضل الصلاة في مسجد مكة والمدينة (Kitab Bab Bab Kesunnahan Bab Shalat di Masjid Makkah dan Madinah)

Berikut adalah Hadits pembanding tentang Sunnahnya Rihlah ke tiga Masjid tersebut:

وَعَنْ جَابِرٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلّم: «خَيْرُ مَا رُكِبَتْ إلَيْهِ الرَّوَاحِلُ مَسْجِدُ إبْرَاهِيمَ، وَمَسْجِدِي». رواه أحمد بإسناد حسن، والطبراني وابن خزيمة في صحيحه إلا أنه قال: «مَسْجِدِي هذَا، وَالْبَيْتُ الْمَعْمُورُ». وابن حبان في صحيحه، ولفظه:

“Dari Jabir RA berkata: bersabda Rosulullah صلى الله عليه وسلّم : << Sebaik baik Kendaraan yang dikendari kepadanya adalah yang menuju Masjid Ibrahim dan Masjidku>> HR. Ahmad dengan Sanad Hasan, dan Atthobroni dan Ibnu Majah dalam Kitab Sahihnya, hanya saja Imam Ibnu Majah mengemukakan Kalimat lain: << Masjidku ini dan Baytul Makmur>> Ibnu Habban juga menyebutkan kalimat seperti ini:

«إنَّ خَيْرَ مَا رُكِبَتْ إلَيْهِ الرَّوَاحِلُ مَسْجِدِي هذَا، وَالْبَيْتُ الْعَتِيقُ».

“Sesungguhnya sebaik baik kendaraan yang ditunggangi adalah yang menuju Masjidku dan Al Baytul ‘Atiq”

Semakin jelas, Nabi tidak tiba tiba berkata atau melarang sebuah Rihlah kecuali pada tempat yang telah ditetapkan seperti diatas, tetapi titik tekan pada khobar ataupun larangan ini adalah hanya dalam rangka membicarakan keutamaan tiga Masjid yang dimaksud, sehingga, karena keutamaan tiga Masjid tersebut, sampai Beliau tandaskan seakan akan tidak ada kendaraan yang dipersiapkan untuk Rihlah kecuali menuju tiga tempat tersebut.

RIHLAH BERDASARKAN AYAT

Mungkin penafsiran penafsiran yang dibuat ‘Ulama tidak akan pernah lepas dari pro dan kontro, untuk itu mari kita lihat Ayat ayat yang secara umum justru memerinthkan sebuah Rihlah, berikut:

Ayat Rihlah Pertama:

قل سيروا في الأرض فانظروا كيف بدأ الخلق ثم الله ينشئ النشأة الآخرة إن الله على كل شيء قدير

"Katakanlah (hai Muhammad) lakukanlah perjalanan di bumi, maka lihatlah bagaimana proses awal penciptaan/kejadian, kemudian Allah memunculkan kemunculan (kejadian) yang lain, sesungguhnya Allah Maha Kuasa atas Segalanya" (Al 'Ankabut ayat 20)

Dalam Ayat diatas jelas jelas ada perintah Allah langsung untuk melakukan perjalanan untuk melihat kejadian kejadian di muka bumi ini, agar kita semua menyadari betul akan kesempurnaan keMaha Kuasaan Allah.

Dan yang sangat perlu diperhatikan adalah, dimana dalam Surah ini terdominasi ayat ayat yang menceritakan berbagai kejadian yang menimpa banyak suku dan bangsa seperti kaum Luth, 'Ad, Tsamud, Ummat Ibrohim dan lain lain.

Untuk lebih jelasnya, bagaimana maksud Rihlah yang terkandung dalam Ayat tersebut, kita lihat Tafsirnya oleh Imam Al Thobari berikut;

على كثرتهم وتفاوت هيئاتهم واختلاف ألسنتهم وألوانهم وطبائعهم، وانظروا إلى مساكن القرون الماضية وديارهم وآثارهم كيف أهلكهم؛ لتعلموا بذلك كمال قدرة الله

" atas banyaknya kejadian/penciptaan dan masa transisinya, dan tingkahnya,dan rupa rupa bahasanya, warna kulitnya dan karakternya, dan lihatlah pada tempat tempat tinggal kaum yang lalu, desa desanya, dan bekas bekasnya, bagaimana Allah menghancurkannya, agar kalian semua tahu kesempurnaan Kuasa Allah"

Ayat Rihlah Kedua:

قل سيروا في الأرض فانظروا كيف كان عاقبة الذين من قبل كان أكثرهم مشركين

"Katakanlah (Hai Muhammad) lakukanlah kunjungan di Bumi, maka Lihatlah bagaimana akibat kaum yang sebelummu yang kebanyakan mereka adalah Musyrik" (Al Rum ayat 42)

Dan tahulah kalian, bahwa ayat sebelum ini menceritakan kerusakan bumi dan laut akibat kebejatan manusia itu sendiri.

Lihat pula tafsirnya dalam kitab yang sama:

يَقُول تَعَالَى ذِكْره لِنَبِيِّهِ مُحَمَّد صَلِّي اللَّه عَلَيْهِ وَسَلَّمَ : قُلْ يَا مُحَمَّد لِهَؤُلَاءِ الْمُشْرِكِينَ بِاَللَّهِ مِنْ قَوْمك : سِيرُوا فِي الْبِلَاد , فَانْظُرُوا إِلَى مَسَاكِن الَّذِينَ كَفَرُوا بِاَللَّهِ مِنْ قَبْلكُمْ , وَكَذَّبُوا رُسُله , كَيْفَ كَانَ آخِر أَمْرهمْ , وَعَاقِبَة تَكْذِيبهمْ رُسُل اللَّه وَكُفْرهمْ ! أَلَمْ نُهْلِكهُمْ بِعَذَابٍ مِنَّا , وَنَجْعَلهُمْ عِبْرَة لِمَنْ بَعْدهمْ ؟

“Berfirman Allah Ta’ala sebagai pengingatNya untuk nabi Muhammad صلى الله عليه وسلّم : “Katakanlah hai Muhammad kepada kaum Musyrikin itu dari Kaummu: berjalanlah di Negara Negara, kemudian lihatlah pada tempat tempat orang orang Kafir kepada Allah dan mendustakan para RosulNya sebelummu, bagaimana nasib akhir mereka, dan bagaimana mereka menerima akibat pendustaannya kepada Rosul rosul dan kekafirannya, tidakkah Kami hancurkan mereka dengan siksa yang pedih, dan Kami menjadikan mereka sebagai percontohan untuk ummat yang sesudahnya”

AYAT RIHLAH KETIGA:

قل سيروا في الأرض ثم انظروا كيف كان عاقبة المكذبين

“Katakanlah (Hai Muhammad ) lakukanlah perjalanan di bumi, kemudian lihatlah bagaimana keberadaan para pendusta menerima akibatnya” (Al An’am : 11)

AYAT RIHLAH KEEMPAT

قد خلت من قبلكم سنن فسيروا في الأرض فانظروا كيف كان عاقبة المكذبين

“Telah lewat ummat dari sebelum kalian sebuah contoh, maka berjalanlah di muka bumi, maka lihatlahbagaimana keberadaan para pendusta menerima akibatnya” (Ali ,Imron: 137)

قل سيروا في الأرض فانظروا كيف كان عاقبة المجرمين

“Katakanlah (hai Muhammad) berjalanlah di muka bumi, maka lihatlah bagaimana keberadaan kaum pembangkan menerima akibatnya” (Al Naml : 69)

dalam salah satu Tafsir dikatakan bahwa melakukan perjalanan dalam rangka melihat kejadian masa lalu pada sebuah kaum itu dihukumi Sunnah, karena dengannya dapat menjadi bahan tafakkur dan i,tibar.

Lihat tafsir Al Qurthubi ketika mentafsirkan Ayat 11 Surah Al An’am berikut:

أي قل يا محمد لهؤلاء المستهزئين المستسخرين المكذبين: سافروا في الأرض فانظروا واستخبروا لتعرفوا ما حلّ بالكفرة قبلكم من العقاب وأليم العذاب؛ وهذا السفر مندوب إليه إذا كان على سبيل الاعتبار بآثار من خلا من الأُمم وأهل الديار، والعاقبة آخر الأمر. والمكذِّبون هنا من كذّب الحق وأهله لا من كذّب بالباطل.

“Maksudnya katakanlah hai Muhammad kepada mereka para pengolok olok, pentertawa, perendah, pendusta: pergilah di muka bumi, maka lihatlah dan ambillah cerita agar kalian mengetahui apa yang telah berlalu dengan kekufuran orang orang yang sebelum kalian, dari tertimpanya bncana dan siksa yang dahsyat. Dan pepergian seperti ini Mandub (Sunnah)/ Rihlag seperti ini Sunnah, ketika Rihlah tersebut dalam rangka I,tibar dengan situs situs orang orang yang telah lalu daripada Ummat dan masyarakat desa, dan Siksa adalah akhir dari perkara. Para pendusta disini yang dimaksud adalah yang mendustakan yang haq dan ahli haq, bukan mendustakan kebatilan."

Demikianlah Rihlah Sunnah menurut Al Quran dan Hadits yang sesuai dengan Manhaj Salaf Ummat ini. Wallahu A’lam

Related Posts: