Warga Saudi Melawan Kemiskinan


Warga Saudi Melawan Kemiskinan
[banoosh.com] Terlepas dari kenyataan bahwa Arab Saudi adalah diantara negara terkaya di dunia, kemiskinan merupakan fenomena tak terbantahkan dalam masyarakat Saudi.

Walaupun Saudi memiliki beberapa keluarga terkaya di dunia, laporan menunjukkan 20 persen warganya berada di bawah garis keminskinan. Beberapa ratus yard dibelakang pusat perbelanjaan mewah di Riyadh, para pengemis mengais makanan, dan beberapa mil lebih jauh lagi, terdapat pemukiman kumuh yang tercengkram dalam kemiskinan di Saudi Arabia ini.

Warga Saudi Melawan Kemiskinan
Walaupun pemerintan Saudi mengakui bahwa kemiskinan merupakan raksasa yang harus diperangi, realitasnya adalah kerajaan dan masalah yang dihadapai warga miskin Saudi tak banyak diketahui oleh banyak orang. Mengeksplirasi daerah ini terbukti merupakan hal yang amat sulit bagi reproter luar negeri, dan hal tersebut baru mungkin dilakukan dengan pengaruh individu yang terkenal di Saudi, yang hidup mereka sendiri terancam apabila berjalan di daerah yang sama.

Warga Saudi Melawan Kemiskinan

Pemerintah Saudi amat sadar akan kesengsaraan akibat kemiskinant tersebut, tapi pemerintah tersebut hanya sedikit berubat untuk membantu meredakan efek dari kemiskinan tersebut. Banyak bantuan yang diberikan berasal dari organsiasi nirlaba pribadi.
Warga Saudi Melawan Kemiskinan

Sedangkan pada saat yang sama, Pangeran Saudi seperti Walid bin Talal, salah satu orang paling kaya dan investor terbesar, hidup dalam kehidupan bergelimang kemewahan.
Walid bin Talal, seorang pangeran Saudi terkenal dan investor, telah membeli sebuah jet jumbo Airbus A380 untuk Saudi Rials 2b ($ 500 juta).

Related Posts:

MUJAHIDIN KRISTEN DI SURIYAH


MUJAHIDIN KRISTEN DI SURIYAH
Inilah dia, salah satu MUJAHIDIN Di Suriyah. Ia bernama MATHEW VAN DYKE, dan ia dengan bangga menyebut dirinya sebagai "Mujahidin Libya dan Suriah". 

Dengan bermodalkan jenggot brewok, AK 47 dan teriakan "Allahu akbar" dia membunuhi rakyat Suriah dan mengaku sebagai MUJAHIDIN. 

Padahal pria ini aslinya beragama KRISTEN dan meupakan tentara bayaran NATO, Arab Saudi dan Israel.

Dibawah ini adalah link akun FB nya:

https://www.facebook.com/pages/Matthew-VanDyke/102993809826639

Silahkan memberi komentar seperlunya. Untuk meyakinkan para pembaca, lihat data berikut yang saya ambil dari wikepidia:

atthew VanDyke
Born June 11, 1979
Baltimore, Maryland, USA
Nationality United States of America
Other names Matt VanDyke
Education UMBC, Georgetown University
Organization Ali Hassan al-Jaber Brigade, National Liberation Army (Libya)
Known for Fighting on the side of the uprising against Gaddafi in the Libyan civil war
Religion Christian[1]

Lihat Scan Gambar Wikipedia berikut:



Dan inilah rekaman Videonya:

Related Posts:

Al Nusra Cabang Al Qaeda Irak Pemecah Suriyah

Pemimpin Al-Qaeda memecah Suriah, Irak menggabungkan daerah ....... G_K

Al Qaeda Pemecah Suriyah

Pemimpin Al-Qaeda telah mencoba untuk mengakhiri pertikaian antar kelompok jaringan teror tersebut di Suriah dan Irak dengan tetap memisahkan kedua kelompok setelah merger/penggabungan kedua kelompok tersebut menimbulkan perselisihan diantara para pemimpin kelompok teroris.

Stasiun TV Al-Jazeera yang berbasis di Qatar melaporkan bahwa pemimpin utama Al-Qaeda, Ayman Al-Zawahri, mendesak para pemimpin cabang Al-Qaeda Irak dan Front Nusra di Suriah untuk mengakhiri perselisihan mereka dan "menghentikan serangan lisan ataupun terbuka terhadap satu sama lain."

Stasiun TV tersebut mengatakan himbauan Zawahri datang dalam surat yang dikirim ke stasiun itu dan diposting di situsnya pada Minggu malam.

Keaslian surat itu tidak dapat diverifikasi/dibuktikan secara independen/bebas. Observatorium/Lembaga pengawasan untuk Hak Asasi Manusia Suriah yang berbasis di Inggris, yang memiliki jaringan aktivis di Suriah, mengatakan bahwa pihaknya juga mendapatkan salinan surat itu namun tidak memberikan rincian lainnya.

Himbauan Zawahri juga bisa mencerminkan suatu upaya besar dalam peran utama Al-Qaeda yang lebih signifikan di perang sipil Suriah. Front Nusra adalah kekuatan pemberontak yang paling kuat berjuang untuk menggulingkan Presiden Bashar Assad.

Pada bulan April, Al-Qaeda di Irak mengatakan telah bergabung dengan Front Nusra dan bahwa kedua pihak telah membentuk sebuah aliansi baru yang disebut Negara Islam di Irak dan Levant.

Beberapa jam setelah pengumuman tersebut, pemimpin Front Nusra, Abu Mohammad Al-Golani, terlihat menjauhkan diri dari merger/penggabungan dan mengatakan dia tidak dilibatkan. Walaupun begitu, ia berjanji akan setia pada Zawahiri.

Dalam surat di hari Minggu itu, Zawahri menyesalkan kepala Al-Qaeda di Irak, Abu Bakr Al-Baghdadi yang mengatakan pengumum penggabungan tersebut tanpa berkonsultasi dengan pimpinan Al-Qaeda. Dia juga mengingatkan Golani untuk membatasi pemberitaan yang berhubungan dengan merger/penggabungan.

"Negara Islam di Irak dan Levant akan dihapuskan," kata Zawahri seraya menambahkan bahwa Front Nusra akan tetap menjadi cabang Al-Qaeda yang independen/berdiri sendiri.

Baghdadi dan Golani adalah untuk tetap sebagai pemimpin cabang masing-masing untuk satu tahun lagi dan setelah itu pimpinan Al-Qaeda akan memutuskan apakah mereka akan tetap diposisinya atau diganti.
Pada bulan April, Pemerintah Assad dilaporkan telah menggunakan merger/penggabungan ini untuk mendukung tuntutan dari pihaknya yang sebenarnya tidak menghadapi pemberontakan rakyat tetapi plot/cerita para teroris yang didukung pihak asing.

Merger/penggabungan itu juga menimbulkan gesekan diantara para pemberontak di medan perang karena kekuatan pihak Barat yang menyalurkan senjata, memberikan pelatihan dan bantuan kepada kelompok pemberontak sekuler.

Related Posts:

Debus Arab Saudi

Permainan atau atraksi Debus adalah salah satu kesenian tradisional yang berasal dari Provinsi Banten, Indonesia. Kesenian yang satu ini boleh dibilang sangatlah ekstrim, mengingat pertunjukannya yang selalu identik dengan senjata, kekebalan tubuh, dan seni beladiri. Namun Debus sekarang telah merambah kepelosok Nusantara, salah satunya yang terkenal adalah Banyu Wangi Jawa Timur.

Akar sejarah berawalnya kesenian debus yang menjadi ciri khas kesenian dari masyarakat tanah banten, menurut berbagai cerita yang ada, terbagi menjadi 3 versi:

Versi pertama dari berawalnya kesenian debus, yakni diciptakan pada abad 16 pada masa pemerintahan Sultan maulana ( 1532-1570 Masehi ), sebagai salah satu cara yang dilakukan untuk menyebarkan ajaran agama islam.

Versi kedua menyebutkan bahwa kesenian debus sebenarnya berasal dari daerah di Timur Tengah yang bernama Al-Madad, yang kemudian masuk ke tanah banten pada abad 13 Masehi, melalui ulama penyebar agama islam dari Timur Tengah yang menjadikan kesenian debus sebagai salah satu cara untuk menyebarkan ajaran agama islam.

Versi ketiga sendiri menyebutkan bahwa kesenian Debus berasal dari ajaran Tarekat Rifa'iyah Nurrudin Ar-Raniry di aceh, yang kemudian masuk ke Banten pada abad 16 Masehi melalui para pengawal dari pahlawan perjuangan Cut Nyak Dhien, yang pada waktu itu diasingkan oleh penjajah belanda di Sumedang, hingga akhirnya diantara pengawal tersebut ada yang pergi sampai ke wilayah banten dan kemudian memperkenalkan dan mengajarkan Debus pada masyarakat setempat.

Atraksi atau aksi Debus yang menyertakan ilmu kanuragan, entah diperoleh melalui amalan amalan wirid, puasa, atau sekedar olah pernafasan, ternyata juga ada dan dikembangkan di Arab Saudi.

Yang terkenal di Saudi kelompok atraksi semacam ini adalah "TIGER TEAM" yang dipimpin oleh Kapten Mohammed Usaymi..

Seperti pada umumnya atraksi debus di arab Saudi juga tidak kalah menariknya, disana Ada kebal bacok, kebal tusuk, tidur di papan penuh paku, berendam nyungsang di akuarium dll.
Selengkapnya anda baca saja di media resmi Saudi berikut ini:


Nah dengan demikian, pengamalan bid’ah sebagaimana yang sering disuarakan di Indonesia justru sedang dipelajari atau bahkan telah diadopsi oleh Arab Saudi.

Related Posts:

Latgab Militer 19 Negara Digelar di Yordania


Latgab Militer 19 Negara Digelar di Yordania

Latihan Gabungan Militer atau disingkat Latgab militer "Singa Lapar 2013" dimulai pada Minggu, 9 Juni, 2013, dengan peserta dari pasukan militer dari 19 negara, jenderal Yordania dan AS mengatakan. Berbicara pada konferensi pers bersama di Amman, Minggu, Angkatan Bersenjata Yordania (JAF) Kepala Staf Operasi Mayjen Awni Edwan dan Direktur Pelatihan dan Komando Sentral AS Mayor Jenderal Robert Catalanotti mengatakan bahwa 8.000 personil tentara akan mengambil bagian dalam latihan. 

Latihan militer "Singa Lapar" tahun ini adalah untuk yang kedua kalinya digelar di Kerajaan Yordania. Pelatihan ini akan berakhir pada tanggal 20 Juni, dan bertujuan untuk memperkuat kerjasama militer dan koordinasi antara negara-negara peserta, kata Edwan.

"Ini adalah latihan multinasional yang dirancang untuk menyediakan pasukan multilateral dengan kesempatan untuk meningkatkan kerjasama dan interoperabilitas antar pasukan yang berpartisipasi, membangun kapasitas fungsional, manajemen krisis praktek dan meningkatkan kesiapan," tambah Edwan, mencatat bahwa latihan akan fokus pada perang konvensional yang dapat merusak keamanan nasional seperti pemberontakan, pelanggaran keamanan perbatasan dan terorisme.

Edwan menambahkan bahwa latihan tahun ini juga akan mengintegrasikan peserta dari pihak non-militer, seperti lembaga pemerintah, LSM dan lembaga-lembaga masyarakat sipil, mencatat bahwa jumlah keseluruhan peserta latihan mungkin melebihi 15.000 personil.

Latihan militer ini dianggap sebagai respon terhadap kemungkinan ancaman asing untuk keamanan nasional Britania, terutama mengingat gejolak yang telah terjadi di kawasan dan perang sipil Suriah yang sedang berlangsung.

Namun, Edwan bersikeras bahwa pelaksanaan latihan termasuk dalam perencanaan strategis militer JAF dan tidak ada hubungannya dengan perkembangan regional.

"Latihan ini berfokus pada ofensif dan berbagai operasi defensif selama perang konvensional. Operasi meliputi pertahanan udara dan rudal yang terintegrasi bantuan kemanusiaan dan bantuan bencana untuk mengatasi tantangan keamanan yang kompleks saat ini dan masa depan, "katanya.

Latihan perang adalah untuk melaksanakan perang, berbeda dengan Latihan penyelamatan, inilah yang harus disadari.

Related Posts:

Perang Telah Berakhir Di Suriyah


Pihak Barat harus membayar pampasan perang kepada Krisis Kemanusiaan Suriah di Suriah: " Negara Barat harus membayar pampasan perang kepada negara Suriah".
Begitulah wawancara dengan Michel Chossudovsky Jun 9, 2013 | Global Research

"Apa yang harus kita atasi sekarang di tingkat internasional adalah pampasan perang. Perang sudah berakhir kecuali tentu saja, jika pihak Barat memutuskan untuk melanjutkan perang ini, seperti misalnya dengan tidak adanya zona larangan terbang. Dalam hal ini, itu akan menjadi pilihan yang sangat berbahaya karena Suriah telah memiliki sistem pertahanan udara yang canggih. "

Press TV telah melakukan wawancara dengan Michel Chossudovsky, di Pusat Penelitian Globalisasi di Montreal, Spayol, atas dasar keprihatinan PBB.

Berikut ini adalah transkrip/catatan isi wawancara tersebut, atau dapat download di :

http://64.150.186.181/pressTV/ site%20video/06-08-2013/chussodovsky.mp4

Press TV : PBB memperingatkan akan ada suatu gejolak di Timur Tengah jika perang di Suriah terus berlanjut. Pertanyaannya adalah apa yang telah PBB lakukan untuk mencegah perang bertambah buruk?

Chossudovsky : Pertama-tama, pernyataan yang dibuat oleh kepala Komisi Tinggi PBB untuk Pengungsi. Dan pernyataan itu mengatakan bahwa pertempuran tidak berhenti ... pertempuran itu akan berhenti karena teroris telah dikalahkan.

Dan pada dasarnya jika kekuatan pihak Barat menggunakan moratorium/penundaan atas dukungan mereka kepada pasukan pemberontak Al-Qaeda gabungan, maka perang berakhir atau setidaknya, peperangan di atas tanah telah berakhir. Perkembangan terakhir menunjukkan dan menegaskan bahwa negara ini berada di bawah kendali pemerintah Suriah. Pasukan pemberontak telah dikalahkan di kota Al-Qusayr dan mereka juga pernah dikalahkan di bagian negara Suriah lainnya.

Dari sudut pandang saya, permintaan bantuan kemanusiaan harus segera dibahas karena siapakah penyokong bantuan kemanusiaan, yang disebut sebagai bantuan kemanusiaan? Penyokong bantuan tersebut justru negara-negara yang didukung oleh para teroris pemberontak.

Dan saya berpikir dalam hal ini adalah apa yang harus kita kemukakan bahwa perang ini dilancarkan oleh Amerika Serikat, NATO dan Israel dengan dukungan negara-negara Persia, Teluk, Qatar dan Arab Saudi pada khususnya dan atas dasar hukum internasional adalah pampasan perang, yang dibutuhkan saat ini.

Jadi saya katakan : Mari kita kesampingkan dulu "dimensi kemanusiaan" dan fokus pada pampasan perang yang jumlahnya miliaran tersebut. Hal ini karena pemerintah Suriah sebagai pihak yang sah berdasarkan hukum dari kelompok teroris di Suriah, yang awalnya merupakan pasukan darat atau para prajurit aliansi militer Barat.

Press TV : Berita terbaru terakhir menyatakan bahwa kemenangannya di Qusayr dan senjata buatan Israel telah disita dari gerilyawan Suriah. Apa pengaruhnya pada dinamika konflik disana?

Chossudovsky : Kami telah mengetahui sejak awal bahwa Israel mendukung Al-Qaeda. Dan kita juga tahu bahwa Israel telah menyalurkan senjata dan dukungan logistik kepada para pemberontak di daerah sekitar pendudukan Dataran Tinggi Golan. Dan pada kenyataannya Israel bahkan mendirikan fasilitas rumah sakit untuk pemberontak Al-Qaeda dan mengantarkan mereka dengan bus bolak-balik, mengambil yang terluka ke rumah sakit dan kemudian mengirim mereka kembali ke medan perang.

Israel juga terlibat dalam tindakan agresi/serangan terhadap negara yang berdaulat, bersama dengan NATO, khususnya Turki, Inggris, Perancis dan Amerika Serikat. Pasukan Khusus Perancis dan Inggris, termasuk pasukan SAS, MI6 dan agen CIA juga terlibat. Kita tahu karena itu telah didokumentasikan/dibuktikan kebenarannya. Siapa yang melatih pemberontak dalam menggunakan senjata kimia? Aliansi/gabungan militer Barat.

Perdana Menteri Perancis Laurent Fabius membuka rahasia dan menuduh pemerintahnya menggunakan senjata kimia terhadap warga sipil padahal pada kenyataannya CNN menegaskan bahwa pasukan Barat telah melatih para pemberontak dalam penggunaan senjata kimia. Hal tersebut terungkap saat terjadi penangkapan pemberontak Al-Qaeda oleh Polisi Turki yang terjadi seminggu sebelumnya dimana pemberontak memiliki senjata kimia ( semacam serangkaian senjata pemunah masal ).

Jadi kita tahu bahwa semua ini adalah kebohongan, dimana aliansi militer Barat menuduh pemerintah Suriah melakukan kekejaman, yang telah mereka lakukan sendiri.

Apa yang harus kita atasi sekarang di tingkat internasional adalah pampasan perang. Perang sudah berakhir kecuali tentu saja, jika pihak Barat memutuskan untuk melanjutkan perang ini, seperti misalnya dengan tidak adanya zona larangan terbang. Dalam hal ini, itu akan menjadi pilihan yang sangat berbahaya karena Suriah telah memiliki sistem pertahanan udara yang canggih.

S-300 adalah sebuah tempat yang telah dibangun selama 18 bulan terakhir ( yang terdapat unsur lain dari pertahanan udara ) dan hal itu akan sangat tidak bijaksana bagi aliansi militer Barat untuk memberlakukan zona larangan terbang, yang akan segera menjadi subjek dari beberapa reaksi/tanggapan.

Jadi itu adalah latar belakang. Perang ini telah mencapai titik transisi. Jika tidak ada intervensi dari aliansi militer Barat, perang telah benar-benar berakhir.

Related Posts:

Hubungan Irhabiya Maghrobi Dan Suriyah

KETERKAITAN IRHABIYYA MAGHROBI DAN SURIAH (Edisi Mujahidin Bayaran) 

Terjemahan Foto: Telah mati Irhabi Libya bernama “Omar Abdulsalam al ‘Awb”, dia adalah Irhabiyyun yang menangkap Kolonel Ghaddafy dan menyiksanya secara biadab, dan orang ini telah bergabung dengan kelompok Irhabiyun Turki yang mana juga melakukan teror di Syria kemudian mati tertembak melawan tentara Syria 

Lihat Keterangan Foto dibawah ini:

Related Posts:

Sepenggal Kisah Imam Syafi'i Dengan Imam Ahmad Bin Hambal.


Rabi' bin Sulaiman al-Muradi bercerita: "ketika Syafi'i pergi ke Mesir bersamaku, ia menulis sebuah surat." Syafi'i mengatakan: "Rabi', ambil suratku ini, antarkan pada Ahmad bin Hanbal. Lalu bawa kemari surat balasannya."
Akupun bertolak ke Baghdad. Aku bertemu Ahmad ketika shalat subuh, lantas shalat bersamanya. Ketika ia turun dari Mihrab, aku menyambutnya dengan salam, kemudian menyerahkan surat Syafi'i.
"Surat ini dari saudaramu, Syafi'i, dari Mesir." Rabi' mengawali obrolan.
"Apakah kamu melihat isinya?"
"Tidak." Jawab Rabi.
Ahmad membuka segel surat, kemudian membaca isinya. Tiba tiba matanya berlinang air mata. Akupun penasaran: "Ada apa di dalam surat, sampai kamu menangis?"
"Syafi'i menyebutkan dalam suratnya, bahwa ia melihat Nabi dalam mimpi, dan beliau mengatakan pada Syafi'i: tulislah surat pada Ahmad bin Hanbal, sampaikan salamku padanya lewat surat itu. Katakan pada Ahmad, bahwa ia akan diuji, dan diajak untuk mengimani kemakhlukan al-Quran. Jangan terima ajakan mereka, sampai Allah mengangkat derajatnya hingga hari akhir."
Rabi mengatakan: "Itu kabar gembira. Ahmad lantas melepas baju yang ia kenakan, kemudian memberikannya padaku. Aku terima pemberiannya, sekaligus jawaban surat Syafi'i.
Selanjutnya aku kembali ke Mesir, menyerahkan surat balasan pada Syafi'i.
Syafi'i bertanya: "Apa yang Ahmad bin Hanbal berikan padamu?"
"Hanya baju yang ia kenakan." tukas Rabi'.
"Aku tidak akan meminta baju itu, tapi basahilah bajunya, dan bawa airnya padaku, agar aku dan kamu sama-sama bisa mengambil manfaat dari pemberian Ahmad."
(Manaqib Imam Syafi'i, Fakhruddin al-Razi)

Related Posts:

Makar Zionis

Makar Yang Sangat Dahsyat


Protokol Pertama
Yahudi Masonik tidak akan dapat ditaklukkan oleh siapapun. Para Yahudi Masonik, akan menggiring masyarakat internasional kepada kelalaian diri, sebelum akhirnya menaklukannya. Dengan mediasi pendirian kelompok-kelompok penentang kekuasaan yang sah, Yahudi Masonik akan mendorong masyarakat Internasional menjadi pecandu Miras dan Narkoba, guna membejat pola pikir masyarakat dunia. Yahudi Masonik, berusaha dengan segala tipu daya untuk merusak mental dan moral para anak muda. Untuk menyukseskan misi penghancuran tersebut, Yahudi Masonik, akan membidik para pendidik, para buruh, para pembantu di rumah-rumah petinggi agama, para pekerja, para wanita penghibur yang bekerja di tempat-tempat hiburan, para wanita pemuja kebebasan, dan berpola hidup glamour.
Jargon yang kita anut untuk mewujudkan cita-cita besar kita adalah: mengoptimalkan segala kekuatan dan kebanggaan kita dengan segala cara demi tercapainya tujuan. Kita aktualisasikan undang-undang kita—Torah dan Talmud–sebaik mungkin. Kita tidak akan ragu sedikitpun “membeli” orang-orang hina dan pengkhianat bangsa mereka, selama hal itu menguntungkan bagi terwujudnya obsesi kita.
Kita adalah bangsa pertama yang menciptakan kalimat (jargon) Kebebasan, Kesetaraan (egaliter), dan Persaudaraan, yang selalu digembar-gemborkan masyarakat Internasional di berbagai tempat di muka bumi ini. Mereka meneriakkan propaganda kita tanpa sadar dan pemikiran yang dalam. Padahal jargon tersebut bagi kita hanyalah kalimat kering makna. Kita sengaja memakai tiga kalimat ini untuk menutupi strategi adu domba, pertikaian dan instabilitas yang kita tebar di tengah-tengah masyarakat dunia.
Jargon Kebebasan, Kesetaraan (egaliter), dan Persaudaraan, yang kita propagandakan di tengah masyarakat dunia, menjadikan kita banyak kawan, pendukung, dan simpatisan di penjuru dunia; meski jargon tersebut, mengusik hati para petinggi agama, dan merusak keharmonisan serta kebersamaan mereka. Dengan demikian, kita telah berhasil meruntuhkan sendi-sendi kehidupan para aristokrat, sebab merekalah provokator utama yang menyemangati penduduk bumi memusuhi anak bangsa kita.
Protokol Kedua
Kita harus mengerahkan segala potensi yang kita miliki, agar peta peperangan tetap pada dua poros saja—Barat dan Timur–. Jangan sampai peta peperangan terpetak-petak menjadi beberapa kubu (poros), sebab hal itu akan menyulitkan kita untuk menjadi penguasa ekonomi dunia. Kita jadikan dua poros yang saling bertikai (berperang) memiliki ketergantungan ekonomi pada kita, mengemis bantuan kita. Dengan begitu, pada saat yang tepat kita akan kuasai dua poros yang saling berperang tersebut, untuk mengukuhkan kita menjadikan adikuasa dunia.
Kita harus melobi para penguasa setiap negeri untuk menempatkan pegawai administrasi pemerintahan, orang-orang yang tidak becus dan tidak mengerti tata administrasi, agar supaya memudahkan kita untuk mempermainkan pemerintahan tersebut, seperti halnya kita bermain catur.
Kita pakai kekuatan pers kita untuk menaburkan propaganda kita di benak para gentile—bangsa nonYahudi–, agar supaya mereka manut dengan semua kebijakan yang kita putuskan.
Lihatlah propaganda keberhasilan kita. Kini apa yang diserukan Darwin, Karl Marx, dan Nietzsche menjadi ideologi pemikiran yang diyakini banyak manusia di muka bumi ini. Semua itu wujud keberhasilan propaganda kita untuk meracuni pemikiran ummat manusia.
Dunia informasi adalah kekuatan megadahsyat. Kita harus kuasai pers dunia. Kita jadikan para jurnalis dan para pelaku pers di bawah cengkeraman kita. Dan kita cukup berada di belakang layar.
Protokol Ketiga
Di hadapan kita hanya tinggal beberapa jarak lagi. Kemudian simbol lingkaran ular* akan segera ditutup. Ketika lingkaran itu telah ditutup, maka negara-negara Eropa akan menjadi sapi perah bagi kebijakan nasional kita.
Kita harus terapkan politik adu domba antara para penguasa dan rakyat mereka, agar memudahkan langkah kita untuk menguasai negara tersebut.
Bahasa kita kepada kekuasaan adalah uang, untuk menaklukkan kekerasan hati para pejabat negara. Kita harus suap mereka untuk memuluskan semua rencana yang kita tuju.
Kita semangati partai-partai oposisi untuk menentang pemerintahan yang sah. Kita provokasi para buruh dan orang-orang marjinal untuk menuntut hak-hak mereka secara penuh kepada pemerintah mereka. Kita buatkan delik-delik tuntutan dengan dalih-dalih utopis. Pada saat yang sama kita skenario pejabat negeri itu, agar “berbenturan” (terjadi konflik) dengan buruh.
Kita mobilisasi masyarakat internasional, untuk menghabisi hirarki kekuasaan para aristokrat, yang hanya menuntut hak kepada rakyat, tetapi, sama sekali tidak mau memenuhi hak rakyat. Kita perkuat ‘pasukan’ (personil) kita dengan merekrut para komunis pengangguran, untuk menghancurkan para arisktokrat, yang menjadi penghalang besar cita-cita anak bangsa kita.
Kita harus menjadikan para buruh tetap hidup dalam gelimang kemiskinan dan kerendahan, agar supaya mereka tetap tunduk kepada perintah dan kemauan kita, dengan cara menebar rasa cemburu, iri hati, dan saling mencurigai antarsesama buruh.
Kita akan skenariokan Krisis Ekonomi Dunia, melalui emas yang ada di tangan kita. Kita akan provokasi para buruh untuk menuntut hak-hak mereka kepada majikan mereka, kita manfaatkan kebencian para buruh kepada majikan mereka yang mendarah daging untuk mengobarkan disharmoni di antara kedua belah pihak.
Tidak ada satupun yang mampu menghalangi atau mengganggu langkah kita. Sebab kehancuran para pemeluk Masehi—dan agama lain—melahirkan kekuatan dahsyat bagi kita, untuk menguasai dan menghancurkan semua pemerintahan yang berusaha memusuhi dan menghalangi kita.
*Bangsa Yahudi mengidentifikasikan Kekuatan Rahasia mereka atau pemerintahan mereka dengan ular yang menggeliat membentuk konfigurasi lingkaran. Kepalanya membentang dari bumi Palestina, pascakeruntuhan Haekal Solomon pada tahun 70 M. Ekornya tetap berada di bumi Palestina. Kepala ular akan menggeliat ke penjuru bumi untuk mematuk (mencaplok) dan menghancurkan bumi. Kepala ular tidak akan kembali berkumpul ke ekornya di bumi Al-Quds, kecuali setelah berhasil menghancurkan dunia atau tunduk simpuh di bawah kekuasaan Yahudi yang dikomandoi dari bumi Al-Quds.
Protokol Keempat
Freemasonry menjadi tameng yang menutupi kesejatian obsesi dan rencana besar kita. Freemasonryjuga menjadi peti kemas yang membungkus semua langkah dan strategi rahasia kita terhadap paragentile—non Yahudi. Freemasonry menjadi pembantu utama kita dalam mensterilkan pemikiran ketuhanan di benak para pengikut Kristen—dan agama-agama lain–, berikut menggantinya dengan kemasygulan menghitung nominal harta kekayaan dan kesibukan mencari uang.
Kita harus belokkan pandangan pemikiran keagamaan para pemeluk Kristen—dan agama-agama lain—kepada pemikiran ekonomi dan pelik perdagangan serta perindustrian, dengan begitu mereka akan sibuk memikirkan pelik duniawi daripada memikirkan pelik agama.
Kita harus mempraktikkan bunga sebesar mungkin, sebab dengan cara menaikkan suku bunga inilah kita akan mudah memasukkan uang para gentile ke kantong kita. Kita harus benturkan para pelaku usaha non Yahudi dengan ‘alat’ bunga pinjaman ini, agar timbul persaingan tidak sehat dan ketergantungan para penguasa nonYahudi kepada kita.
Masyarakat dunia tidak akan bisa ‘dicuri’ simpati mereka dengan kekuatan politik, agama maupun kekuatan moral. Masyarakat dunia hanya bisa dicuri simpati mereka dengan kekuatan emas. Kita harus memprovokasi masyarakat dunia untuk cinta emas (harta). Dan kita yakinkan mereka bahwa emas adalah wujud sesembahan yang sesungguhnya.
Protokol Kelima
Sejak petinggi otorita agama berhasil kita hancurkan, maka punahlah nilai-nilai al-Quds, mereka kini menjadi gelandangan politik, yang berada di bawah kendali dan cengkeraman kita.
Cara paling ideal untuk mengkondisikan dan menguasai opini publik, adalah dengan memfokuskan tindakan pengaburan polemik yang diwacanakan publik, melalui lontaran dan pemikiran dan gagasan masing-masing pihak yang saling berpolemik, kemudian menggiring publik nonYahudi ke lembah kesesatan informasi, serta membiarkan mereka pada polemik sesat tidak berujung.
Kita harus memfasilitasi gerakan-gerakan yang sengaja ingin menciptakan kekisruhan kehidupan sosial, menggugat tradisi, dan penentang kekuasaan yang sah.
Kita harus membenturkan golongan-golongan yang ada dalam masyarakat dunia, agar keterfokusan para gentile—nonYahudi—kepada gerakan rahasia kita teralihkan kepada konflik internal.
Kita harus menaburkan benih-benih permusuhan dan pertikaian di kalangan para pegiat agama, agar supaya mereka meminta bantuan kepada kita untuk menengahi gesekan yang terjadi di antara mereka. Dan kita akan menolong mereka dengan syarat, mereka menuruti kemauan kita.
Dengan menguasai penguasa otorita agama, langkah kita menuju penaklukan para penguasa negeri akan terbuka lebar. Dan ketika negeri-negeri itu berhasil kita ‘cengkeram’, kita akan memposisikan diri kita sebagai pimpinan tertinggi dunia, yang menentukan semua arah kebijakan masing-masing negeri.
Kekuasaan dunia yang bakal kita terapkan, adalah dengan sistem jaringan laba-laba, kita kuasai negara paling digdaya, kemudian kita pola semua bangsa melalui negara adidaya itu, untuk memenuhi semua keinginan dan keputusan kita. Dengan begitu kita akan menjadi pengendali dunia, meski di balik layar.
Protokol Keenam
Kita harus melakukan langkah-langkah besar untuk mereduksi warisan intelektual para gentile—bangsa-bangsa nonYahudi–. Kemudian menyusun siasat jitu untuk meruntuhkan warisan intelektual tersebut.
Kita harus menggunakan segala cara untuk mempromosikan pemerintahan kita. Agar supaya beroleh popularitas dan citra baik di mata dunia internasional, kita kerahkan semua negara yang berada di bawah ‘cengkeraman’ kita untuk gerakan promosi pencitraan tersebut.
Kini pemerintahan Aristokrat telah lengser yang tersisa hanyalah para Borjuis, namun demikian, mereka adalah komunitas berbahaya, yang sewaktu-waktu dapat mengancam aset kepemilikan kita. Maka wajib bagi kita untuk melumpuhkan para Borjuis dan tuan tanah.
Cara terbaik untuk meruntuhkan para Borjuis dan tuan tanah, adalah dengan menaikkan pajak penghasilan setinggi mungkin, atau meningkatkan suku bunga pinjaman mereka setinggi mungkin.
Kita juga berusaha menekan pemerintah untuk meninggikan pajak perdagangan, kita tingkatkan gaji para buruh, tetapi pada saat yang sama kita naikkan harga bahan-bahan kebutuhan pokok.
Kita ganggu laju dunia perindustrian dengan barang-barang tiruan, kemudian kita hancurkan harga di pasaran. Kita lemahkan tingkat barang-barang produksi masing-masing pabrikan, dengan cara membudayakan miras dan narkoba di kalangan para buruh, dengan begitu semangat kerja mereka akan menurun dan produksi majikan mereka juga turun.
Protokol Ketujuh
Kita harus menekan negara-negara Eropa untuk membantu kita menebar fitnah, kedengkian, dan riak-riak permusuhan dengan benua-benua lain. Dengan begitu akan terbuka bagi kita mengais simpati dunia internasional.
Kita sengaja menciptakan instabilitas dengan cara provokasi-provokasi keji, untuk memancing reaksi masyarakat dunia. Ketika mereka termakan provokasi, kemudian menggugat eksistensi kita. Saat itulah kesempatan emas kita untuk menekan dunia internasional menghormati keberadaan kita.
Dunia internasional tahu persis kemampuan kita untuk membidani revolusi sosial berskala luas atau menciptakan instabilitas dunia internasional. Kita memiliki posisi tawar yang tinggi dihadapan dunia internasional, dan kita dapat melakukan apa saja yang kita rencanakan.
Jika ada satu negara yang mengecam atau menentang rencana besar bangsa kita, maka kita akan ‘memakai’ negara tetangganya untuk menyerang negara tersebut. Jika ternyata dua negara yang kita benturkan itu bersatu untuk memusuhi kita, maka akan kita wacanakan Perang Dunia.
Demi keberhasilan strategi kita yang berskala internasional, maka kita harus membentuk (membangun) opini dunia, melalui kekuatan agung kita, yaitu: p e r s (teknologi informasi).
Untuk menunjukkan eksistensi kita di mata dunia internasional, maka kita harus melakukan tindakan terorisme, dengan cara pendudukan atau kejahatan internasional. Jika ada sekumpulan pemerintah negara-negara lain hendak memerangi kita, maka kita serang mereka dengan senjata produk terbaru Amerika, Cina, Rusia atau Jepang.
Protokol Kedelapan
Pemerintahan kita harus dibentengi dengan peradaban kita dan peradaban negara-negara lain yang berada di bawah cengkeraman kita. Kita ‘beli’ para penulis besar, para pakar keilmuan, para administrator, para akuntan, para politikus, dan manusia-manusia hebat lainnya untuk kita jadikan antek kita.
Kita undang para pelajar terbaik dari negara-negara miskin untuk belajar di negara kita atau negara-negara yang di bawah cengkeraman kita. Setelah tamat, kita jamin hidup mereka, dan kita tidak meminta imbalan dari mereka, selain menjadi ‘duta’ penyampai misi-misi kita di negara masing-masing.
Pemerintahan kita, akan kita jadikan mahaguru bisnis, sebab politik perekonomian adalah materi terpenting dan wajib dipelajari anak bangsa kita. Dengan begitu, kita akan menjadi begawan ekonomi, penentu kebijakan perekonomian dunia dan pengeruk kekayaan dunia sebanyak-banyaknya.
Kita tidak boleh mendelegasikan putera-putera terbaik kita ke negara-negara koloni kita, untuk menduduki jabatan strategis di negara-negara tersebut. Kita tempatkan manusia-manusia bodoh di jabatan strategis, agar dibenci rakyat mereka, dengan begitu akan memudahkan kita mengendalikan negara-negara koloni kita.
Protokol Kesembilan
Kita harus menguasai infra struktur sarana dan prasaran publik di negara-negara gentile—nonYahudi–, agar memudahkan langkah kita mempola kehidupan rakyat negara tersebut. Kita akan kuasai sektor publik sebanyak-banyaknya, agar misi kita bersentuhan langsung dengan para gentile.
Kita harus menempatkan orang-orang kita di setiap pemilihan kekuasaan, baik yang berskala regional maupun internasional. Kita gunakan kekuatan pers kita untuk mendukung calon yang kita jagokan. Dan misi utama kita mendompleng event pemilihan tersbeut, adalah memberi pembelajaran publik akan perlunya tiang pancang kehidupan bebas.
Kita telah melakukan langkah gemilang dengan menghancurkan para pemuda nonYahudi, dengan menjejali pandangan hidup dan kehidupan yang merusak mental mereka. Boleh jadi di antara kita ada yang khawatir, bagaimana jika langkah kita diketahui para gentile, dan mereka memaklumatkan perang kepada kita? Harus kita ladeni tantangan mereka, sebab kita memiliki kekuatan untuk melawan kekuatan manapun di dunia ini. Kita tunjukkan kepada gentile, bahwa kita adalah bangsa pemberani dan siap menghadapi mereka.
Kita akan bantu investasi pembangunan stasiun kereta api bawah tanah, di samping menguntungkan kita secara ekonomi, kita juga mengerti peta-peta besar. Menguasai dunia transportasi adalah bagian dari rencana besar kita.
Protokol Kesepuluh
Biduk rumah tangga keluarga-keluarga non gentile harus dihancurkan melalui pengaruh budaya. Kita bidik manusia-manusia berotak brilian dari kalangan gentile, untuk menjadi ‘buruh’ propaganda kita.
Kita harus menciptakan pemerintahan otokratis agar supaya sentralisasi kekuasaan agama, birokrasi, dan hukum dapat dikendalikan dengan satu pintu keputusan. Dan kita harus menempatkan orang-orang kita di pemerintahan tersebut, agar misi kita berjalan tanpa rintangan sesuatu apapun.
Protokol Kesebelas
Tuhan telah melimpahkan karuniaNya kepada kita, dengan memilih bangsa kita sebagai pilihanNya. Pilihan itu tampak seolah-olah seperti wujud kelemahan kita, padahal sebenarnya merupakan kekuatan kita. Pilihan itu tampak seolah-olah seperti wujud kelemahan kita, padahal sebenarnya merupakan kekuatan kita. Itulah yang telah membawa kita ke puncak penguasaan atas seluruh dunia.
Klub-klub bentukan Freemasonry merupakan katalisator penghubung antara kita dengan para gentileyang menjadi bidikan kita. Kita adalah serigala, dan bangsa-bangsa non Yahudi adalah kambing gemuk buruan kita. Apa yang bakal dilakukan kambing gemuk ketika tiba-tiba mendapati serigala yang siap memangsanya? Kambing gemuk itu hanya dapat menutup matanya dan menyerahkan nasib hidupnya kepada si pemburu.
Protokol Keduabelas
Kita akan lebarkan dominasi pers kita ke media massa lokal, kita akan awasi dengan sensor ketat, sehingga berita-berita yang yang dirilis benar-benar sesuai misi dan tujuan propaganda kita. Dan tidak ada satupun berita yang dimuat kecuali atas ijin kita.
Kita akan menerapkan beban pajak tinggi kepada setiap penerbit yang menerbitkan buku-buku besar, kita bebaskan pajak bagi penerbitan buku-buku ringan, terutama yang dibenci dan dilarang para petinggi agama untuk diterbitkan.
Kita dukung penerbitan-penerbitan majalah-majalah pengumbar nafsu. Kita akan beli pers milik perusahaan keluarga, untuk mengkonter berita-berita yang menyudutkan misi kita.
Protokol Ketigabelas
Kita harus memutarbalikkan opini publik agar jauh dari realita yang sesungguhnya. Keharusan kita adalah menebar wacana, menghujani otokritik dengan logika-logika terbalik untuk menyerang musuh-musuh kita.
Kita harus menskenariokan misi pers menjadi penyapa hati publik internasional. Kita memiliki pakar-pakar media brilian yang mahir dalam mengkondisikan opini dunia.
Kita harus melakukan segala cara untuk memperdaya umat manusia dengan hiburan-hiburan yang melengahkan, semisal dengan mendirikan tempat-tempat hiburan baru, festival seni, dan turnamen olahraga untuk ‘membumikan’ misi besar kita di tengah-tengah masyarakat internasional.
Protokol Keempatbelas
Agama yang diperbolehkan ‘hidup’ di muka bumi ini hanya satu, yaitu agama yang terkait dengan obsesi besar kita. Oleh sebab itu, sebuah keharusan bagi kita untuk menghancurkan semua aqidah dan sistem kepercayaan.
Jika akhir-akhir ini marak bermunculan perilaku atheis, maka fenomena tersebut menguntungkan kita, sebab generasi yang akan datang, semuanya akan berpaling kepada agama Musa yang memposisikan semua bangsa berada di bawah kaki kekuasaan kita.
Kita akan melakukan segala upaya untuk mengkirtik habis-habisan agama nonYahudi. Tidak ada seorangpun daripada para gentile—bangsa nonYahudi—yang boleh mengkritisi agama kita, sebab rahasia agama kita sangat dalam, yang dijaga kerahasiaannya oleh para petinggi agama kita, dan tidak diperkenankan untuk disebarkan di antara masyarakat kafir—orang yang tidak beragama Yahudi disebut kafir–.
Kita akan berusaha tidak kenal lelah dan putus asa, untuk menyebarkan misi kita melalui karya sastra di negara-negara yang diklaim atau mengklaim dirinya sebagai negara maju.
Protokol Kelimabelas
Kita harus mendelegasikan orang-orang kita di kelompok-kelompok rahasia, dan di klub-klubFreemasonry untuk tugas spionase internasional dan polisi rahasia kita di seluruh penjuru dunia. Dari mereka inilah kita bakal mengetahui ‘peta’ informasi penting dunia, kemudian mengambil langkah yang tepat, guna menyikapi wacana yang ada.
Sebelum puncak kekuasaan dunia tergapai, kita harus intensif mendirikan klub-klub Freemasonry untuk ‘tangga’ menaiki puncak kekuasaan. Ketika tampuk kekuasaan dunia telah kita raih, sangat mudah bagi kita menghancurkan klub-klub Freemasonry nonYahudi yang menentang obsesi besar kita.
Kita akan ‘habisi’ (bunuh) para pegiat Freemasonry yang memberontak, dengan cara halus dan sistematik, serta tidak menimbulkan kecurigaan sedikitpun, baik di kalangan internal maupun eksternalFreemasonry.
Protokol Keenambelas
Kita akan hancurkan sistem dan kurikulum yang ada di perguruan tinggi (universitas-universitas) saat ini. Kita akan rekonstruksi penulisan sejarah, membuang kandungan sejarah yang mendiskreditkan latar kesejarahan anak bangsa kita, serta menyelipkan (menambahi) dan membusukkan etos kesejarahan para gentile yang memusuhi sejarah kita.
Kita akan hancurkan semua sistem pendidikan yang bersifat khusus (partikuler). Kelak ketika propaganda kebebasan berpikir telah berhasil membawa kita ke puncak kekuasaan dunia, kita akan hancurkan propaganda kebebasan berpikir tersebut, karena kita sudah tidak membutuhkannya lagi.
Kita telah merumuskan metode penaklukkan jiwa, dengan metode pembelajaran hipnotis, metode ini akan membuat para gentile—nonYahudi—kehilangan kesadaran diri mereka, serta tidak mampu memikirkan kesejatian diri mereka.
Para gentile itu seperti hewan-hewan yang tercocok hidungnya, mereka menunggu diberikan gambaran pemikiran sebelum mencoba mengingat-ingatnya.
Protokol Ketujuhbelas
Kita harus mencari-cari kesalahan para petinggi agama nonYahudi, berikut merumuskan cara terbaik untuk membusukkan karakter mereka di hadapan publik. Kita tidak boleh lengah terhadap ajaran-ajaran yang diserukan para petinggi agama, sebab hal tersebut menjadi kendala (penghalang) utama pecapaian cita-cita kita.
Manakala ada kesempatan yang memungkinkan kita untuk menghancurkan markas KePausan, kita akan mendelegasikan ‘satria’ terbaik kita ke Vatikan untuk menebar provokasi dan memetakan situasi guna persiapan penyerangan.
Ketika masyarakat dunia menunjukkan perlawanan dan kebencian kepada Vatikan, kita berpura-pura menjadi peredam pergolakan dan penengah meletusnya perang. Dengan demikian kita akan sampai ke jantung Vatikan.
Sebelum misi melumpuhkan kekuatan Ke-Pausan Vatikan, tidak ada satu kekuatanpun yang mampu mengeluarkan kita dari Vatikan. Sejak saat itulah diraja Yahudi akan menjadi Paus Agung yang sesungguhnya dan menjadi penguasa keUskupan gereja di seluruh dunia.
Protokol Kedelapanbelas
Untuk menjual senjata-senjata yang kita produksi, kita harus mempersenjatai kelompok minoritas, menyulut api kemarahan mereka, mendalangi tindakan sabotase mereka, ‘membeli’ orator terbaik untuk menyuarakan permusuhan kepada pemerintahan yang sah.
Kita harus menciptakan instabilitas masyarakat dunia, dengan memfasilitasi dan mempersenjatai kelompok-kelompok ultra radikal keagamaan, kebangsaan, dan kelompok-kelompok lainnya. Kemudian kita dekati penguasa negara-negara besar untuk memburu dan menghabisi mereka. Saat itulah misi kita akan berhasil, dan senjata produk kita juga bakal laku.
Protokol Kesembilanbelas
Untuk merelatifkan kejahatan politik, berikut menjatuhkan para politikus pada titik kehinaan, kita harus memenjarakan para politikus jahat, dan menempatkan mereka di sel yang sama dengan sel para penjahat biasa.
Dengan menempatkan satu sel tersebut, berarti kita telah menciptakan (menggiring) opini bahwa politikus jahat sama persisnya dengan pencuri, pembunuh, dan pelaku kejahatan lainnya, yang melakukan kejahatan keji.
Dari sinilah akan lahir sistem pemikiran bahwa kejahatan politik tidak ubahnya seperti kejahatan kriminal, dan publik akan berkesimpulan politik jahat sama persis dengan pelaku kriminal, keduanya dianggap hina dan nista.
Protokol Keduapuluh
Kita akan kuasai mata uang negara-negara asing, kita akan ‘mainkan’ kurs (nilai tukar) mata uang mereka untuk mengukur rasa simpati dan dukungan mereka terhadap kedaulatan kita.
Kita akan beri pinjaman lunak kepada negara-negara yang simpati dan mendukung kedaulatan anak bangsa kita. Tetapi, terhadap negara-negara yang tidak mendukung, kita terapkan bunga tinggi, agar kita bisa menguasai aset negara-negara penghutang.
Para gentile itu pasti tidak menyadari, bahwa dengan mau menerima tawaran kita memberi pinjaman lunak, sejatinya kita telah menancapkan kaki pengaruh kita di negara mereka. Dan pelan tapi pasti, kita akan kuasai roda perekonomian mereka, serta menguras aset kekayaan negara mereka.
Kita akan menguasai aset kekayaan dunia, melalui penanaman modal dan memainkan peran penting di dunia moneter. Tidak ada bantuan gratis bagi mereka, uang yang kita keluarkan harus ada kompensasi ‘super’ menguntungkan bagi kita. Dan kita akan jadikan negara-negara penghutang kaki tangan ‘agama’ kapitalisme kita.
Protokol Keduapuluh satu
Kita akan tenggelamkan pemerintah negara-negara gentile dengan hutang-hutang besar. Kita provokasi mereka untuk meminjam modal pembangunan dan belanja negara kepada kita.
Kita harus membeli saham di bursa-bursa tiap negara, ketika kita telah menguasai bursa saham, kita guncang ‘pasar uang’ di negara-negara tersebut, agar terjadi krisis moneter. Dengan cara inilah kita dapat mempertahankan nilai tukar mata uang kita, dan menjaga dominasi kita di dunia moneter.
Protokol Keduapuluh dua
Emas sebagai inti kekuatan anak zaman ini, ada di genggaman kita. Dan harus dipertahankan untuk tetap di tangan kita. Dominasi emas (moneter) ini harus terus berlanjut hingga anak cucu dan generasi yang akan datang. Senjata emas ini merupakan pedang tajam kita untuk menggapai kekuasaan dunia.
Kita butuh tindakan terorisme untuk mengguncang perdamaian dunia, kemudian kita ciptakan dan giring opini dunia bahwa perdamaian sejati tidak akan pernah terwujud, kecuali jika kendali dunia di bawah panji para Zionis.
Protokol Keduapuluh tiga
Langkah pertama yang mesti kita kerjakan untuk mengeksiskan Kerajaan kita, adalah menghancurkan organisasi, lembaga swadaya, dan klub-klub yang dulu sengaja kita bentuk untuk menopang rencana besar kita. Sungguh na’if dan sangat berbahaya membiarkan ‘wadah-wadah’ tersebut tetap eksis, sebab akan menjadi ancaman besar bagi Kerajaan kita.
Diraja Israel bakal dipilih langsung oleh Tuhan, tugas pertamanya adalah menghancurkan pemikiran-pemikiran kontroversial yang telah kita pakai sebagai ‘alat’ untuk mewujudkan impain kita.
Protokol Keduapuluh empat
Diraja kita harus berasal dari klan keluarga Daud, yang dilindungi dan didampingi para cedik cendekia Zionis.
Diraja kita harus jauh dari ‘geliat’ syahwat biologis, rendah hati, suka berbaur dengan rakyatnya di ruang-ruang publik.
Diraja kita harus bersih dari skandal-skandal pribadi. Dan harus rela mengorbankan segala keinginannya demi kepentingan rakyatnya..
Diraja kita harus menjadi simbol kemuliaan, kewibawaan, dan kekuatan.
(Sumber: Abdullah Al-Thail. 1400 H/1984 M. Yahudi Penghancur Dunia. Mihrab, Jakarta. Disertasi di Universitas Al-Azhar Kairo Mesir diterjemahkan oleh Misbah Em Madjidy 2008 M )

Related Posts:

Penipuan Data Dan Berita Oleh Media Jihadis Suriyah

Penipuan data oleh media Jihadis Suriyah sangat memalukan, bagaimana Jihad yang suci itu disertai dengan kebohongan berita dan fitnah. Apakah Jihad boleh melakukan penipuan data dan informasi? Apakah Nabi dan Para Sahabat pernah melakukan Jihad dengan menyertakan kebohongan berita yang disebarnya? 

Berikut adalah data dan berita palsu yang disebarkan oleh media jihadis Suriyah: 

1. Lihat scan gambar berikut, ini adalah penipuan berita pertama  yang dilakukan oleh media jihadis suriyah:


Peristiwa ini dibuat seakan akan sebagai sebuah peritiwa di Suriah namun alangkah memalukannya, sebab Foto ini adalah dokumentasi dari wartawan Italia Marco Di Lauro ketika meliput peperangan di Iraq tahun 2003. 

foto pernah dimuat di sini http://montanari.blogautore.repubblica.it/2008/04/13/diritto-dautore/ 

dan di situs pribadi Marco Di Lauro http://www.marcodilauro.com/portfolio/war-religion/#num=content-316&id=album-8 

2. video seorang anak kecil yang menangis, dan ini disebut sebagai korban kekejaman Pemerintah Suriyah silahkan klik: http://aslibumiayu.wordpress.com/2012/08/25/pembantaian-kaum-muslimin-di-suriah-oleh-rezim-syiah-masih-berlangsung/ 

Koresponden HNN press yang merupakan mitra pemerintah tersebut memaparkan bahwa video itu adalah video dari keluarga tentara Nasional Suriah SAA yang gugur ketika perang. 

3. Pemalsuan berita yang amat fatal dan memalukan oleh media provokasi ini memaparkan kepada pembaca bahwa video penganiayaan seorang ibu dan laki-laki oleh tentara pendukung pemerintah Suriyah dengan link video http://www.youtube.com/watch?feature=player_embedded&v=t7jSweu1oBc 

Video ini sebenarnya adalah perilaku represif terhadap seorang Ibu oleh pihak Keamanan Nesir di bilangan jalan Cairo, Mesir pada bulan Desember 2011 Silakan rujuk pada berita Hilal Sulaiman Mesir di bawah ini www.wilpfinternational.org/azza-hilal-suleiman/ dan video source lainnya http://www.youtube.com/watch?feature=player_embedded&v=RLkjOazXgo8 

Akan ada berita berita palsu dari media teroris yang terus berlanjut dan berkembang, kita tunggu episode berikutnya.

Related Posts:

Pembongkar Makam Adalah Khawarij Akhir Zaman

[alam.ir] Pernyataan keras mantan Wakil Azhar dan anggota Majma' Al-Buhüts Al-Islamiyah, Syeikh Mahmud 'Asyur terhadap mereka yang melakukan pengrusakan makam seorang sahabat Nabi Muhammad SAW di Syria. Beliau menyebutnya sebagai KHAWÃRIJ ZAMAN INI dan mengajak semua organisasi Islam untuk berdiri dalam posisi yang sama: inkar terhadap tindakan pengrusakan ini. 

Mudah-mudah mereka yang mulai ketularan 'sikap Khawãrij' ~yang merasa benar sendiri dan semua selain mereka salah semua~ termasuk di tanah air kita ini, segera mendapat hidayah Allah. Ãmïn. http://www.alalam.ir/news/1471291


Pemerintah Arab Saudi sudah memulai proyek perluasan Masjid Al-Haram di Kota Makkah. Proyek miliaran pound sterling ini dipastikan bakal membuat kawasan sekitar kiblat umat Islam itu bakal makin megah dan gemerlap.

Sejumlah foto diperoleh surat kabar the Independent memperlihatkan para pekerja dengan pelbagai peralatan berat sudah mulai merobohkan bangunan bekas peninggalan kekhalifahan Usmaniyah dan Abbasiyah di sebelah timur kompleks masjid.Bangunan bekas peninggalan dua pemerintahan Islam itu berhiaskan kaligrafi Arab berisi nama-nama sahabat Nabi Muhammad dan momen terpenting dalam kehidupan mereka. 

Bahkan, salah satu bagian tembok diratakan diyakini tempat Rasulullah memulai isra ke Masjid Al-Aqsha di Kota Yerusalem, Tepi Barat.Untuk melayani jamaah haji dan umrah terus bertambah saban tahun, Negeri Dua Kota Suci ini terus memperluas kompleks Masjid Al-Haram dan Masjid Nabawi di Kota Madinah. 

Miliaran pound sterling pun digelontorkan. Raja Abdullah telah menunjuk Syekh Abdul Rahman al-Sudais, ulama tersohor sekaligus imam Masjid Al-Haram, bertanggung jawab atas proyek itu dan Bin Ladin Group, perusahaan konstruksi terbesar di Saudi, menjadi pelaksana.

Beberapa pihak mengecam perluasan dua masjid paling dikeramatkan itu karena merusak peninggalan sejarah dan budaya Islam, termasuk warisan nabi. 

Gulf Institute berkantor di Ibu Kota Washington DC, Amerika Serikat, memperkirakan 95 persen bangunan berusia satu milenium di Makkah telah dimusnahkan dalam dua dekade. Lusinan tempat bersejarah penting menandai kelahiran Islam juga lenyap.

Banyak ulama senior Salafi mendukung penghancuran tempat-tempat bersejarah berkaitan dengan Nabi Muhammad. Mereka cemas lokasi-lokasi itu bakal dikultuskan sehingga bisa menimbulkan syirik.Namun Dr Irfan al-Alawi, Direktur Eksekutif the Islamic Heritage Research Foundation, menegaskan ada banyak cara memperluas kedua masjid itu tanpa melenyapkan tempat bersejarah. "Proyek itu bermasalah karena banyak bagian dirobohkan pernah menjadi tempat duduk dan salat nabi," 

Inilah penghilangan jejak Islam yang sistematis, bahkan ditempat kelahirannya tinggal gedung gedung bertingkat yang tidak terkait dengan kelahiran Islam itu sendiri, sungguh ironis. Khawatir dengan pengkultusan, tapi diganti pembangunan berhala model baru.

Related Posts:

Mujahidin Suriyah Telat Gaji


Banyak penggemar "Mujahidin" yang syok membaca berita ini. Alih-alih membantah dengan ilmiah, malah hanya mencaci maki dan menghujat. Yang seperti itu kami masukkan ke kandang ya, kami tidak butuh caci maki kalian. Yang masih punya akal sehat dan waras, silahkan lihat video ini dan lihatlah para "Mujahidin" yang dibayar dalam bentuk US $ D 

Saksikan dalam video dibawah ini

Sehingga kami menyimpulkan, jika sampai "Mujahidin" ini menang, Insya Allah, yang akan menjadi Khalifahnya adalah Syeikh Barack Obama Al-Washingtoniy 

Gaji Macet, Sang "Mujahidin" Kabur

 Para gerilyawan di Suriah yang saling bentrok, sekarang menghadapi serangan bertubi-tubi dari militer Suriah. Akibatnya, lebih banyak para gerilyawan yang lari ke Lebanon. FNA melaporkan, selain terlibat bentrokan dengan sesama anasir bersenjata, para gerilyawan Suriah juga mengkhawatirkan pemutusan pembayaran gaji mereka dari pihak-pihak asing pendukung krisis Suriah. 

 Berdasarkan keterangan sejumlah sumber di utara Lebanon dan Bekaa, dalam beberapa pekan terakhir semakin banyak anasir bersenjata yang melarikan diri dari Suriah menuju Lebanon khususnya dari Homs dan Damaskus. Mereka menggunakan jalur-jalur yang sulit dilintasi di perbatasan Suriah dengan Lebanon, yang biasanya digunakan untuk menyelundupkan senjata ke Suriah. 

 Sumber lain di lapangan menyebutkan bahwa kelompok bersenjata Suriah sedang menghadapi friksi internal dan bahkan di banyak tempat mereka juga menghadapi perlawanan dari warga Suriah. Dalam beberapa waktu terakhir Front al-Nusrah terlibat bentrokan sengit dengan kelompok yang menamakan diri Front Islami serta para anasir yang berada di bawah komando Pasukan Bebas Suriah. 

Saat ini, kelompok-kelompok bersenjata di Suriah terjebak friksi hebat akibat perebutan hasil rampasan dari warga dan dukungan finansial dari asing. Selain itu, masalah yang lebih mengkhawatirkan mereka saat ini adalah tidak sampainya gaji yang diberikan oleh pihak-pihak asing ke tangan mereka. 

Faktor-faktor tersebut memperlemah kekuatan kelompok bersenjata itu dan semakin suksesnya militer Suriah dalam memburu para anasir bersenjata.[Republika]

Berjihad demi Agama dan Gaji?

Related Posts: