Reporter Dierkosa Jihadis

Komandan Front al-Nusra Perkosa Reporter Al-Jazeera

Entah karena efek fatwa halalnya memperkosa Wanita Syuriah dari salah satu Mufti, Salah satu reporter wanita dari jaringan TV Al-Jazeera yang sebelumnya diperkosa oleh seorang komandan Front al-Nusra telah dikirim ke Qatar.

Koresponden wanita dari jaringan Al-Jazeera itu sebelumnya meliput kegiatan teroris di berbagai kota di Suriah selama berbulan-bulan, dan kirim ke Qatar, setelah salah seorang komandan al-Qaeda Front al-Nusra memperkosanya di Aleppo.

Menurut Harian Mesir Al-Nahar pada Selasa, 30/004/13, melaporkan bahwa Ghada Oweis, nama koresponden itu sudah lama bekerja bersama kelompok-kelompok teroris yang menentang Bashar al-Assad di Aleppo untuk mengirim laporan ke jaringan yang dikelola oleh raja lalim Qatar.

Dilaporkan, beberapa hari yang lalu atas undangan salah satu komandan kelompok Salafi-Wahabi ini, dia pergi ke kantornya. Namun, anggota teroris Front al-Nusra melarang kru kamera masuk kantor tersebut dan mengusir kru tersebut.

Kemudian geng itu memaksa Ghada Oweis masuk sendirian dan mengatakan kepada kru supaya datang kembali untuk wawancara besok.

Akhirnya koresponden Al-Jazeera itu bergegas keluar dari Suriah melalui Turki, ketika ditemukan dia diperkosa oleh komandan al-Nusra di Aleppo. Kemudian dia dipindahkan oleh perusahaannya ke Qatar dan saat ini secara emosional shock dan mengalami keguncangan psikologis hebat.

Ghada Oweis akhirnya nekad kembali ke Qatar untuk menuntut keadilan dan meminta para pemimpin senior kelompok Front al-Nusra untuk menghukum komandan yang telah memperkosanya tersebut.

Kabarnya Al-Jazeera mencoba menghalangi wartawan ini melakukan perlawanan dan menuntut keadilan dan akan membayar sejumlah besar uang untuk menjaga citra baik dari teroris di Suriah.

Sejauh ini teroris didikan Arab Saudi, Qatar, Turki, AS dan Eropah itu seringkali melakukan melakukan berbagai tindak kekerasan dan kekejaman terhadap warga sipil tak berdosa mulai dari penculikan dan pemerkosaan.

Semua kegiatan kejahatan kemanusiaan ini dilakukan dengan dalih Fatwa, yang dikeluarkan oleh salah satu Mufti Salafi, bahwa mereka yang bertempur di Suriah dapat memaksa perempuan manapun untuk melakukan "Jihad Nikah", sebagai bentuk partisipasi Islam dan memenuhi kewajiban Jihad mereka di Suriah. [IT/On]

Dan untuk mendapatkan bukti fatwa halalnya memperkosa Wanita Syiria, lihat fatwa dalam video ini:

http://www.youtube.com/watch?v=l_hsGakidh4&feature=youtu.be

Related Posts: